Kurangi Kebocoran Pajak, Hendrar Dorong Melalui Penerapan Retribusi Secara Online

Tax Consultant Jakarta – Hendrar Prihadi selaku Wali Kota Semarang mendorong beberapa organisasi dari perangkat daerah OPD agar segera menetapkan penarikan retribusi online. Hal ini perlu dilakukan untuk membantu meminimalisir kebocoran pajak. Belia mengatakan, selain bermanfaat untuk membantu mencegah kebocoran pajak, tujuan penerapan retribusi secara online juga bertujuan untuk membantu mempercepat proses pelayanan pada masyarakat.

Sebagai orang nomor satu di Semarang ini mengakui jika sekarang ini Pemkot Semarang tengah rajin-rajinnya mendorong diterapkannya sistem pajak online di sejumlah OPD yang berada di bawah koordinasi Pemkot Semarang. Sejumlah OPD yang diminta untuk melakukan percepatan merupakan Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan di Kota Semarang.

“Tahun lalu, ada pajak perhotelan, pajak hiburan dan juga pajak restoran yang telah memakai sistem online, jadi ahun ini diharapkan kita bisa menjalankan rencana untuk e-retribusi Dinas Perdagangan serta rencana e-parking dengan memanfaatkan parking meter” jelasnya.

Hendrar mengakui jika pembayaran pajak melalui sistem online seharusnya bertambah tahun makin bertambah cepat, maka dari itu kita berupaya untuk terus mendorong supaya OPD dapat melakukan percepatan untuk proses penerapan retribusi online.

Belia mematok target setidaknya di tahun 2019 yang akan datang, penerapan retribusi online ini sudah bisa dijalankan, supaya pendapatan pajak daerah terutama Kota Semarang bisa mengalami peningkatan. Yudi Mardiana, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang, mengatakan berdasarkan pada pengalaman yang lalu, penerapan retribusi online pajak hiburan dan restoran banyak memberikan dampak siginifikan pada perolehan pendapatan pajak daerah.

Ia memberikan contoh konkret, yang tadinya sebanyak 2 tempat hiburan, restoran, hotel, setidaknya 3-4 bulan ke depan, ditargetkan tersedia 10-12 tempat hiburan, restoran dan hotel yang nantinya akan memakai sistem pembayaran pajak secara online.

“Pak Wali menginginkan supaya penerapan sistem pajak secara online di sejumlah OPD dapat segera dilakukan” ungkapnya. Ia pun mengakui jika memang menargetkan di tahun mendatang, pendapatan dan seluruh pajak dari sejumlah OPD terutama di Kota Semarang dapat menerapkan sistem secara online.

Di tempat terpisah, Wachid Nurmiyanto, Anggota DPRD Kota Semarang mengatakan jika sejauh ini pemerintah tidak berhasil memaksimalkan pendapatan pajak bahkan sistem online yang telah diterapkan sebelumnya belum bisa diterapkan realtome atau proses pembayaran pajak tiap transaksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *